Wednesday, January 25, 2012

KUMPULAN PUISI 1




KATAKAN


Katakan "suka"
Bila kau menyukainya
Katakan "sayang"
Bila kau menyayanginya
Katakan "benci"
Bila kau membencinya
Dan katakan "maaf"
Bila kau melukai hatinya
Katakanlah sebelum semuanya berlalu
Dan kau tak akan pernah mengatakannya
Katakanlah sebelum semuanya terlambat
Dan kau tak akan pernah tau jawabannya
Katakanlah,
Walau hanya dengan satu kata

(Juli 2009)



HILANG


Saat aku membuka mata
Semua terlihat begitu indah
Aku punya segalanya
Harta, sahabat, dan juga cinta
Namun,
Ketika aku menutup mata
Semuanya telah tiada
Hilang
Hilang tak berbekas
Andai waktu dapat ku ulang
Aku ingin semuanya kembali
Walaupun itu tak mungkin terjadi
Aku telah mati
Mengubur semua kenangan masa laluku
Dan disaat itu aku menyadari
Bahwa semuanya telah hilang
Hilang,
Untuk selamanya

(April 2007)



DIA


Dia
Andai dia tahu isi hatiku
Andai dia tahu aku menyayanginya
Pasti dia tak akan pergi meninggalkanku
Mengapa?
Mengapa harus terlambat untuk menyatakan cinta
Mengapa begitu sulit untuk ucapkan sayang
Padahal hati ini
Selalu mengagumi indah dirimu

(Mei 2008)




APA SALAHKU


Diantara mereka,
Tiada satupun yang mau berteman denganku
Aku tahu mereka membenciku
Sepanjang hari ku duduk sendiri
Tanpa seorangpun yang menghampiri
Terkadang ku menepikan air mata
Dalam hati bertanya
Apakah masih bisa aku tertawa
Dalam lamunanku aku berseru
Suatu tanda tanya besar dalam hatiku
Apa salahku
Selamanya aku akan sendiri
Tanpa seorangpun yang menemani
Suatu tanda tanya besar dalam hati
Yang tak akan pernah bisa aku mengerti

(April 2007)



YANG KAU RASA


Jika hati tak mampu bicara
Mengatakan bahwa kau cinta
Jangan salahkan hati,
Bila akhirnya kau kecewa
Mengecam pahitnya cinta
Karna terlambat mengatakannya
Hanya mampu memendam rasa
Tanpa ingin mengungkapkan
Apa yang kau rasa

(Agustus 2009)



APA BEGINI RASANYA


Apa begini rasanya
Dibenci oleh semua orang
Apa begini rasanya
Bila dikucilkan
Apa begini rasanya
Tidak mempunyai teman
Aku menangis aku bersedih
Disepanjang hariku
Dan disetiap waktuku
Selalu kutepikan air mataku
Oh tuhan
Apa begini rasanya
Hidup sendirian
Tiada teman disaat senang
Tiada sandaran disaat pilu
Oh tuhan
Hanya kepada-Mu aku mengadu

(April 2007)



KEMBALILAH CINTA


Biarlah memilih untuk pergi
Daripada hati ini terus tersakiti
Apakah mungkin sanggup untuk hidup begini
Oh cinta
Mengapa pergi secepat ini
Setelah hati ini menyadari
Telah tumbuh cinta dihati
Oh cinta
Bila suatu saat nanti kau kembali
Kan ku ungkapkan isi hati
Walau terlambat untuk dimengerti
Namun cinta dihati
Akan selalu menjadi kisah indah hidup ini

(Juni 2009)



YANG TELAH PERGI


Dia yang aku cintai
Dia yang aku sayangi
Dia yang memberi arti cinta sejati
Dia yang mengisi jiwa ini
Tapi,
Mengapa dia pergi
Pergi untuk selamanya
Pergi meninggalkan semua
Semua kenangan yang ada
Ada untuk selalu dikenang
Dikenang dan terus tersimpan
Tersimpan dalam hati
Hati yang mencintai
Mencintai dia yang telah pergi

(Juni 2009)



AKU INGIN TAHU JAWABANNYA


Hati ini selalu merindukannya
Diri ini selalu ingin bersamanya
Mata ini selalu ingin menatapnya
Bibir ini selalu ingin menyebut namanya
Bahu ini selalu ingin bersandar padanya
Tangan ini selalu ingin mendekapnya
Jemari ini selalu ingin membelainya
Apakah arti ini semua?
Mungkinkah in cinta?
Tapi,
Mengapa harus dia?
Oh tuhan,
Aku ingin tahu jawabannya

(September 2009)



SEPENGGAL KATA


Bagaimana harus tuliskan kata-kata indah
Sedangkan aku bukanlah pujangga
Aku tak bisa merangkai kata
Tidak bisa menuliskan perasaan
Pada sehelai kertas putih
Tidak mampu menuliskan keadaan hati
Untuk membuat sebait puisi
Yang bisa kuberikan untukmu
Hanya sepenggal kata cinta

(September 2009)



KARNA AKU CINTA


Menyukaimu ku ungkapkan
Karna aku cinta
Menyayangimu ku ucapkan
Karna aku sayang
Merindukanmu ku rasakan
Karna aku rindu
Namun,
Membencimu tak bisa ku lakukan
Karna aku cinta
Tak bisa lagi aku pungkiri
Rasa yang ada dihati
Rasa yang tak akan pernah mati
Walau hilang ditelan bumi
Karna aku tetap mencintai
Sampai nafas ini berhenti

(September 2009)



KESEMPATAN KEDUA


Diantara rintikan hujan
Aku bermimpi dalam keindahan
Tentang sebuah kesempatan
Yang tak akan mungkin diberikan
Aku menyadari kesalahanku
Aku tahu aku telah keliru
Aku telah membunuh perasaan itu
Dan membuatnya membenciku
Andai aku bisa kembali ke masa itu
Andai aku bisa mengulang detik itu
Aku berjanji tak akan menyakitimu
Tapi,
Aku tahu itu takkan mungkin
Tidak akan ada kesempatan kedua untukku
Karna detik dan masa itu
Kini telah berlalu
Dan semua itu adalah masa lalu

(November 2009)



CINTA SEJATI


Dalam untaian kasih
Tersirat sebuah bisikan hati
Tentang kisah indah cinta sejati
Yang abadi sampai mati
Namun itu hanya mimpi
Rasa itu kini telah mati
Dia telah pergi
Dan takkan mungkin kembali
Tapi jiwaku telah memilih
Bahwa hanya dia yang mampu mengisi hati
Dan memberi hidup pada jiwa ini
Jiwa yang dulu pernah mati
Kini dia telah kembali
Namun dia harus merasakan sakit hati
Karna cinta sejati yang kini telah pergi
Meninggalkan kenangan sedih
Tanpa menguntai cinta kasih
Yang ku damba selama ini
Mengapa ini harus terjadi
Apa aku tak boleh dicintai,
Mencintai,
Dan memiliki cinta sejati

(November 2009)



TATAPAN KOSONG PENUH ARTI


Dalam ruang kosong yang gelap
Aku tertegun dalam kegelapan
Tak ku temukan seberkas cahaya
Walaupun itu dari orang yang ku cinta
Mengapa semuanya sepi
Sunyi tanpa ada setitik kasih
Lamunanku pun kian jauh
Dalam diamku ku lihat
Sesosok bayangan bercahaya
Yang menyinariku dalam gelapnya malam
Dia berdiri dengan tatapan kosong
Menatapku tanpa arti
Membuatku diam tertegun
Hanya bisa memandang
Tanpa mampu mengucap kata
Dia hanya diam
Namun kini tatapannya penuh arti
Ia seolah menyuruhku untuk pergi
Pergi menjauh darinya
Tapi aku hanya diam
Saat bisa membaca arti dari tatapan kosongnya
Tuhan,
Bantu aku melupakannya
Bawa aku pergi menjauh
Jauh darinya
Karna hanya dengan cara itu
Aku bisa membuatnya berhenti membenciku

(Desember 2009)



TAK PASTI


Duduk sendiri dalam kesunyian
Mencari cinta yang telah hilang
Menyusuri kegelapan yang mencekam
Hanya untuk sebuah ketidakpastian
Menyanyikan senandung sedih
Yang mengisahkan keadaan hati
Mencari tanpa henti
Jawaban pertanyaan hati
Yang selalu menghantui diri
Karna tak menemukan titik pasti
Terlambat untuk disesali
Karna semuanya kini telah terjadi
Yang ku cari tak kutemukan lagi
Dan jawaban itu pun
Hingga kini tak pernah pasti

(Desember 2009)



UNTAIAN KATA


Dalam untaian-untaian kata
Tersirat sejuta makna
Mengisyaratkan sebuah rasa
Yang penuh arti cinta
Membawaku terbuai kedalamnya
Buaian kata demi kata
Yang mampu menyejukan jiwa
Jiwa yang haus akan cinta
Seolah membawaku ke alam surga
Keindahan yang ku rasa
Bukanlah sebuah fatamorgana
Melainkan sebuah hal yang nyata
Yang membuatku tak mampu untuk berbicara
Karna disetiap untaian katanya
Menggambarkan keindahan cinta

(Desember 2009)



UNTUK APA AKU HIDUP


Kenapa
Kenapa harus aku
Aku benci keadaanku sekarang
Aku benci dengan semua ini
Aku takut untuk lanjutkan hidup
Rasanya
Ingin ku akhiri hidupku
Tapi
Aku takut mati
Namun hatiku masih bertanya
Untuk apa aku hidup
Bila penderitaan selalu datang melanda
Andai kebahagiaan juga datang
Seperti penderitaan yang terus menerus datang padaku
Tapi aku sadar
Semua itu tak mungkin terjadi
Siapa aku ini
Aku hanyalah seorang pemimpi
Dan mimpiku
Tak akan pernah jadi kenyataan
Sampai kapanpun

(April 2007)



PUISI BUAT BUNDA


Ku tuliskan kata-kata indah
Ku syairkan untukmu wahai bunda
Dengarlah bundaku tercinta
Semua ini hanya untukmu
Puisi ini ku tulis sebagai tanda terima kasihku
Atas semua pengorbanan dan kasih sayang
Yang telah engkau berikan untukku
Sungguh, engkaulah yang terbaik
Kau pertaruhkan nyawamu untukku
Dan kau pertaruhkan jiwa ragamu
Kau lakukan itu demi aku
Betapa besar pengorbananmu
Semua itu tak akan aku lupakan seumur hidupku
Dan dengarlah wahai bunda
Ini puisi untukmu

(Maret 2006)



JALAN HIDUPKU


Bagaikan daun kering
Yang melayang tertiup angin
Itulah aku
Berjalan tanpa arah dan tujuan
Dan hanya berpegang teguh pada pendirian
Yang ku tahu, aku terus berjalan
Dan aku telah meninggalkan
Masa laluku yang kelam
Aku hanya ingin menyonsong masa depan
Walaupun aku tak tahu
Bagaimana masa depanku
Aku ingin bertanya
Tapi tak ada satu orangpun yang mau menjawab
Mereka hanya diam
Dan tak peduli padaku
Seakan aku hidup sendiri di dunia ini
Oh tuhan
Apakah ini
Jalan hidup yang harus aku lalui

(Januari 2008)

No comments:

Post a Comment